Teknologi pendidikan (educational technology) atau yang dikenal dengan perancangan dan teknolgi pembelajaran (instructional design and technology), dapat dikaitkan dengan area riset yang lainnya, contohnya pendidikan dasar atau psikologi pendidikan. Topik riset pada umumnta dapat dilihat dari riset terkini dari resource yang tersedia secara dari daring (contohnya publikasi ilmiah). Biasanya ide terbaru mengenai riset dapat dilihat pada bagian kesimpulan (conclusion) atau penelitian lanjutan (future work/research). Namun dari artikel yang ditulis oleh Dr. Samuel Helms berjudul "Educational Technology Research Proposal Topics" ada 6 kategori peluang riset di bidang teknologi pendidikan.
Pendekatan penggabungan metode (mixed method approach) cocok untuk topik riset ini, mengingat pengumpulkan data secara kualitatif maupun kuantiatif dan teknik analsis dapat memberikan pemahaman yang lebih, terutama jika mengenai informal learning. Selain itu, tipe permainan dan simulasi yang diajarkan akan berbeda-beda sesuai dengan subyek dalam dunia pendidikan yang dipilih/ Hal ini tentunya memberikan banyak peluang sebagai topik riset.
Permainan (Game) dan Simulasi (Simulation)
Permainan dan simulasi sebagai sarana pendidikan merupakan salah satu area yang menjadi kajian riset lebih lanjut. Banyak studi atau riset terdahulu yang fokus pada penggunakan permainan dan simulasi oleh institusi pendidikan pada pelatihan (training). Kemudian, mengenai bagaimana aturan permainan dapat mempengaruhi proses pembelajaran.Pendekatan penggabungan metode (mixed method approach) cocok untuk topik riset ini, mengingat pengumpulkan data secara kualitatif maupun kuantiatif dan teknik analsis dapat memberikan pemahaman yang lebih, terutama jika mengenai informal learning. Selain itu, tipe permainan dan simulasi yang diajarkan akan berbeda-beda sesuai dengan subyek dalam dunia pendidikan yang dipilih/ Hal ini tentunya memberikan banyak peluang sebagai topik riset.
Self-efficacy, Motivasi dan Performance
Keterkaitan self-efficacy, motivasi dan performance merupakan topik yang cukup banyak di bidang psikologi pendidikan. Namun untuk bidang teknologi pendidikan ini dapat menjadi peluan riset jika ketiga aspek tersebut dikaitkan dengan penerapan teknologi.Best Practices dari Teknologi
Cukup sulit bagi peneliti untuk mengikuti cepatnya perkembangan teknologi. Pendidik selalu mencari cara bagaimana memperbaiki proses belajar siswa di kelas. Teknologi terbaru sering kali menghadirkan tools yang menarik yang dapat mendukung hal terwujudnya hal tersebut.Studi empiris mengenai bagaimana teknologi (papan tulis interaktif atau media sosial contohnya) memberikan dampak pada proses pembelajaran merupakan salah satu topik riset yang sering kali dibahas pada acara konferensi antar pendidik (teacher conferences).
Web 2.0
Ada banyak diskusi mengenai "Web 2.0" di bidang teknologi pendidikan. Pendidik selalu mencoba untuk menemukan cara menggunakan teknologi untuk memperbaiki/mempercepat proses pembelajaran. Topik yang muncul dari isu ini adalah bagaimana mengelola secara administratif berkaitan dengan kemananan, privasi dan keberlanjutan penggunaan Web 2.0. Penggunaan Web 2.0 di pendidikan formal misalnya, memberikan pandangan atau perspektif yang berbeda yang dapat menjadi peluang untuk dilakukan riset lebih lanjut.Menggunakan Metode Penelitian yang Berbeda
Terkadang studi dengan variabel yang hampir mirip dari studi sebelumnya dengan metode berbeda memberikan sebuah manfaat tersendiri. Sebagai contoh, studi kuantitatif pada teknologi pendidikan menggunakan sampel acak dan teknik analisis statistik yang diikuti dengan studi kualitatif seperti halnya studi kasus dengan menggunakan metode yang berbeda.Melakukan studi dengan topik serupa seperti ini akan memberikan pandangan yang berbeda sehingga dapat menambah wawasan berbeda mengenai topik tersebut. Kesimpulan dan analisis dari sebuah metodologi dapat divalidasi dengan menggunakan metodologi lain yang saling bertolak belakang.
Melakukan Kembali Studi Terdahulu
Melakukan kembali studi terdahulu dan mendapatkan hasil yang sama adalah sebuah pencapaian, terutama dengan adanya perubahan teknologi saat ini. Sebagai contoh, studi pada awal tahun 90-an menguji penggunaan komputer untuk pendidikan (misalnya efektifitas atau keberhasilan) mungkin akan menghasil hasil yang berbeda dengan jika studi dilakukan kembali pada tahun 2011. Itulah alasan mengapa melakukan kembali riset yang telah lalu dapat menjadi peluang sebagai topik riset dikemudian hari.Didaptasi dari artikel berjudul "Educational Technology Research Proposal Topics" oleh Dr. Samuel Helms. Tautan: http://classroom.synonym.com/educational-technology-research-proposal-topics-4430.html
